Sarung bantal sofa dari sisa kain pashmina

SARUNG BANTAL SOFA 
DARI SISA KAIN PASHMINA
(Oleh Sunartin)
(Sumber foto: koleksi D'Fatina Hijab)

Saya mempunyai hobi menjahit. Semenjak sekolah SMP. Sisa kainnya yang berukuran kecil sampai yang berukuran agak lebar, sengaja saya kumpulkan dan disimpan rapi. Sisa kain yang tidak bisa dipola lingkaran gelas, dikumpulkan untuk membuat isian bantal apa saja, serpihan kain tersebut bisa digunakan sebagai pengganti kapuk. Sisa kain yang bisa dibuat pola lingkaran gelas, saya pola digunting dan dikumpulkan. Sisa kain berbentuk lingkaran tersebut bisa digunakan untuk membuat keset kaki atau membuat bros aksesoris hijab. Sisa kain yang ukurannya agak lebar bisa digunakan untuk membuat sarung bantal kursi, dll. Pokoknya saya  berpikir  suatu saat nanti, kita membutuhkan sisa kain itu.

Benar saja apa yang ada dibenak saya itu terjadi. Mulai dari kebutuhan untuk membuat lap, kombinasi baju, dan keterampilan-keterampilan yang lainnya.

Sekarang-sekarang ini saya memproduksi aneka jenis hijab. Mulai dari hijab segi empat, Khimar, hijab instan bergo, pashmina, dll. Banyak sisa kain yang berukuran lebar yaitu dari hijab pashmina yang ukuran lebarnya lebih dari 75 cm. Jadi sisanya tanggung mau dibuat hijab lagi ukurannya kecil. Makanya saya putar otak mau dibuat apa ya kain sisa itu?  jika dibiarkan semakin menumpuk. 

Kita cari kebutuhan apa yang dibutuhkan di dalam rumah kita? Kebetulan di rumah saya terutama di ruang tamu banyak kendala dalam penataannya. Terutama penataan kursi atau sofa. Saya punya dua anak laki-laki. Kebutuhan olahraga dan bermain itu tidak hanya di luar ruangan, ternyata di dalam ruangan rumah juga anak laki-laki saya itu dijadikan sebagai tempat main bola dan main petak umpet, gebuk batal/ guling. Waah hancur nih ruang tamuku bak kapal pecah. Saya pun kembali merenung sambil melepas lelah beres-beres rumah bekas anak2 bermain. Saya berpikir jika tiap hari seperti ini,  saya kewalahan, ruang tamu berantakan.
Angkat geser kursi berat. 

Saya terinspirasi dari orang Jepang. Selain terinspirasi dari  orang Jepang saya juga sering bertamu ke rumah para Kyai atau ulama besar di pesantren-pesantren. Ruang tamunya lesehan. Seperti dalam peribahasa " berdiri sama tinggi duduk sama rendah." Maknanya suatu situasi yang setara.

Sudah... saya keluarkan kursi. Kita membuat ruang tamu seperti lapangan cukup gelar karpet dan di tengahnya saya desain dan cat sendiri meja lesehan serba guna. Di dalamnya bisa menaruh apa saja yang penting ruangan tidak berantakan. Di samping meja lesehan saya taruh bantal kursi. Ganti sarungnya dari kain sisa membuat hijab pashmina yang warna warni. Karena dari satu hijab pashmina sisa satu untuk sarung bantal kursi. Jadi warnanya beda-beda. Tidak apa-apa lah. Dalam hidup juga lebih indah jika penuh warna. 

Hal-hal yang perlu dipersiapkan dan cara membuat sarung bantal kursi:
Sediakan kain yang panjang dan lebarnya sesuai dengan ukuran bantal kursi kita. Sekitar 80 cm x 40 cm. Caranya jahit kedua ujung bagian lebarnya. Kemudian sambungan jahitan tadi harus berada di bagian bawah bantal. Kemudian jahit bagian pinggirnya. Balikan agar jahitan tadi berada di dalam sarung bantal tersebut. Bisa dilihat seperti gambar di bawah ini.
(Sumber foto: koleksi D'Fatina Hijab)

Gambar setelah bantalnya dimasukkan ke dalam sarungnya.

(Sumber foto: koleksi D'Fatina Hijab)

Praktis bukan? Jika anak-anak mau main tinggal geser meja dan bantalnya. Dalam membereskan dan membersihkannya jauh lebih mudah dan hemat tenaga. Dan membuat ruangan  terlihat lebih luas.

Alhamdulillah selesai. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Aamiin. Terima kasih


Comments

Cave veil dari kerudung segi empat

CARA MENGUBAH GAMIS MENJADI TUNIK

HIJAB INSTAN RIBBON EMBROIDERY

GAMIS BATIK TOSKA KOMBINASI KAIN POLOS ALA D'FATINA HIJAB

TUNIK KATUN EMBROIDERY

MEMBUAT SARUNG BANTAL KURSI UNIK TANPA RESLETING

Cave Veil Dari Kerudung Segi Empat yang Jarang Dipakai

INSPIRASI OUTFIT CANTIK DARI D'FATINA HIJAB